1.
Welwitschia Mirabilis : Tanaman dengan Daya Tahan Luar Biasa
Bentuknya tidak enak dilhat, tapi tanaman yang satu ini benar-benar unik. Tanaman asal Namibia ini hanya memiliki dua daun dan sebuah batang dengan akarnya. Dua daun itu akan terus tumbuh membesar mirip alien. Batangnya akan membesar bukannya meninggi lagi.
Tanaman ini akan tumbuh hingga bisa mencapai lebar 8 meter dengan tinggi 2 meter. Umurnya bisa mencapai 400 hingga 1500 tahun dan tidak akan mati meski tidak ada hujan selama 5 tahun. Rasanya sangat menyengat baik mentah maupun sudah dimasak, dan karenanya diberi nama
Onyanga, yang berarti
bawang gurun.
2.
Dionaea Muscipula : Venus si Perangkap Lalat
Venus si Perangkap Lalat ini merupakan tanaman
karnivora yang paling dikenal karena perangkap alami uniknya yang aktif dan efisien. Dua daun yang menempel pada tanaman ini dipenuhi oleh bulu-bulu ultra sensitif yang mendeteksi keberadaan apa saja dari semut, lalat, atau jenis serangga lainnya. Begitu ada yang menyentuh bulunya, perangkapnya akan bekerja dalam waktu kurang dari sedetik.
3.
Rafflesia Arnoldii : Bunga Terbesar di Dunia
Tanaman ini eksotis, sangat langka, tapi warnanya kurang cantik, berbintik, namanya
Rafflesia Arnoldi salah satu dari 16 spesies genus
Rafflesia, bunga terbesar di dunia. 16 spesies yang diketahui dapat ditemukan hanya di Indonesia
(Sumatra, Kalimantan, Jawa) dan Malaysia
(Sabah, Serawak).
Rafflesia Arnoldii, belakangan dimasukkan ke dalam famili
Euphorbiaceae, bisa berdiameter hingga 1 meter dengan berat mencapai 7-11 kg.
Bunganya akan mekar hanya dalam waktu 3 hari hingga seminggu saja. Saat mekar bunga ini akan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat hingga di Indonesia bunga ini dinamakan
bunga bangkai. Baunya yang khas mengundang serangga penyerbuk datang dan itu membuatnya dapat bergenerasi dan hanya 10-20 persen dari semaian yang akan berhasil dan dalam 9 bulan, dengan sedikit keberuntungan, akan mekar kembali.
4.
Desmodium Gyrans : Tanaman yang Menari
Darwin menyebutnya
Hedysarum,
Botanis Moderen menyebutnya
Desmodium Gyrans, atau tepatnya,
Codariocalyx Motorius. Orang menyebutnya
Rumput Menari atau
Tanaman Telegraf atau tanaman
Semaphore, karena gerakan daunnya yang seperti menari atau seperti gerakan kode
Semaphore. Tanaman ini termasuk yang mudah tumbuh dan akan
“menari-nari” pada saat banyak sinar matahari atau dalam keadaan kering.
5.
Euphorbia Obesa : Tanaman Baseball
Euphorbia Obesa, dijuluki juga tanaman
Baseball, biasa tumbuh di Great Karoo, Afrika Selatan. Populasinya mulai terancam seiring sering diburunya tanaman ini oleh para kolektor tanpa memikirkan penanamannya kembali. Ini membuat beberapa organisasi dalam dan luar negeri bereaksi untuk melindunginya. Meski di habitat aslinya
Euphorbia Obesa ini masih terancam, saat ini sudah banyak pertanian yang membudidayakannya, sehingga mereka juga turut memastikan bahwa yang diperdagangkan para kolektor bukan yang berasal dari alam.
6.
Amorphophallus Titanum : Bunga Bangkai
Bunga ini tingginya bisa lebih dari tinggi seorang pria dewasa, dan mengeluarkan aroma busuk yang menyengat pula. Dinamakan
Titan Arum, di Indonesia dijuluki pula sebagai
“bunga bangkai” karena baunya itu. Bunga ini merupakan fenomena langka dan berkembang biak berkat bantuan dari serangga penyerbuk yang datang karena baunya.
7.
Baobab : si Pohon Botol
Baobab adalah nama umum dari satu genus
Adansonia yang terdiri dari 8 spesies pohon, aslinya dari Madagascar. Juga dikenal sebagai
pohon Botol, bukan hanya karena bentuknya yang memang mirip
botol, tapi pohon ini juga biasanya mampu menampung air sekitar 300 liter. Tidak heran umur pohon ini bisa mencapai 500 tahun.
8.
Dracaena Cinnabari : Pohon Darah Naga
Dracaena Cinnabari atau
Pohon Naga berasal dari kepulauan Socotra. Biasa disebut juga
Pohon Darah Naga dan
Pohon Naga Socotra. Pohon ini salah satu pohon teraneh di kepulauan Socotra, dengan bentuknya yang seperti
payung. Pertama kali dipublikasikan oleh
Isaac Bayley Balfour tahun 1882. Kalau diperhatikan, pohon ini pernah menjadi icon di Windows sebagai icon
Network.
Darah naga diambil dari warna getah merahnya, dan bisa dijadikan obat atau bahan pewarna celup.
9.
Selaginella Lepidophylla : Tanaman yang Bangkit Kembali
Disebut juga sebagai
Mawar dari Jericho,
Selaginella Lepidophylla merupakan spesies dari tanaman gurun karena kemampuannya bertahan hidup meski diawetkan dengan pengeringan sekalipun. Selama cuaca kering di habitat aslinya, batangnya akan mengkerut menjadi sebuah bola kecil dan terurai kembali saat diekspos ke tempat lembab. Aslinya tumbuh di gurun Chihuahuan.
10.
Mimosa Púdica : si Putri Malu
Yang satu ini tidak aneh di sini. Banyak ditemukan di daerah tropis dan juga di Amerika Selatan dan Tengah. Saat disentuh atau digoyangkan daun-daunnya akan mengkuncup dan akan membuka kembali dalam beberapa menit. Seperti punya
feeling.
nyatadananeh.blogspot.com